Sabtu, 28 Maret 2015

Profil Kami, Kelompok 7







                                                                   Blog ini disusun oleh :

                                      1. Dewanta Candra Ariana                ( 12132536 )
                                      2. Irfa Fahriah                                    ( 12135841 )
                                      3. Funki Ahmad Yani                        ( 12134837 )
                                      4. Heri Septian Nugraha                    ( 12132409 )
                                      5. Fadly Muhammad                         ( 12131784 )
                                      6. Ahmad Asep Saputra                    ( 12133363 )

Latar Belakang

Perkembangan global internet sebagai  milik publik menyiaratkan adanya harapan-harapan akan terjadinya perubahan ruang dan jarak. Perkembangan tersebut juga diramalkan akan menuju pola-pola pengujian dengan unsur-unsur dominan berupa pengalaman dan budaya dalam penggunaan informasi. Semua itu pada gilirannya harus diakui oleh hukum manapun disemua belahan bumi, yang tentu saja berbeda-beda dampaknya terhadap kaitan antara hukum dengan ekonomi, politik ataupun ideologi.Banyak hal yang menjadi faktor semakin menghilangnya permainan tradisional itu saat ini. Semakin menipisnya lahan yang ada saat ini hingga mempengaruhi persediaan tempat untuk bermain permainan yang dulu menjadi trend itu.Sayang sekali jika permainan tradisonal itu semakin hari semakin menghilang dan sudah tidak dikenal lagi untuk masyarakatnya. Banyaknya nilai positif yang terkandung dalam makna permainan tradisonal itu. Karena saat dalam permainan itu anak-anak dapat bergotong-royong , kreatif, belajar kekompakan, memang ada sisi lain negatif dari permainan tradisional itu, yakni menjadikan tempat yang dipakai menjadi kotor dan tidak beratur.Tapi saaat ini pada jaman yang dibilang lebih praktis dan efisien ini lebih mementingkan dengan kecanggihan teknologi yang berkembang saat ini. Bahkan anak-anak yang masih berusia dini sudah banyak diperkenalkan dengan permainan-permainan yang canggih sehinnga dapat mengubah pola pikirnya menjadi lebih konsumtif.

Pengertian Gambling atau Perjudian

Pengertian Gambling atau Perjudian
 
Setiap perilaku manusia pada dasarnya melibatkan pilihan-pilihan untuk merespon ataukah membiarkan suatu situasi berlalu begitu saja. Pada umumnya setiap pilihan yang diambil akan membawa kepada suatu hasil yang hampir pasti atau dapat diramalkan. Namun demikian ada kalanya pilihan tersebut jatuh pada sesuatu yang tidak dapat diramalkan hasilnya. Jika pilihan yang diambil jatuh pada hal yang demikian maka dapat dikatakan bahwa kita telah memberikan peluang untuk kehilangan sesuatu yang berharga. Dengan kata lain kita telah terlibat dalam suatu “perjudian” (gambling).
Judi atau permainan “judi” atau “perjudian” menurut Kamus besar Bahasa Indonesia adalah “Permainan dengan memakai uang sebagai taruhan”. Berjudi ialah mempertaruhkan sejumlah uang atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar dari pada jumlah uang atau harta semula.
Perjudian (gambling) dalam kamus Webster didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang melibatkan elemen risiko. Dan risiko didefinisikan sebagai kemungkinan terjadinya suatu kerugian. Sementara Robert Carson & James Butcher (1992) dalam buku Abnormal Psychology and Modern Life, mendefinisikan perjudian sebagai memasang taruhan atas suatu permainan atau kejadian tertentu dengan harapan memperoleh suatu hasil atau keuntungan yang besar. Apa yang dipertaruhkan dapat saja berupa uang, barang berharga, makanan, dan lain-lain yang dianggap memiliki nilai tinggi dalam suatu komunitas.
Definisi serupa dikemukakan oleh Stephen Lea, dkk dalam buku The Individual in the Economy, A Textbook of Economic Psychology (1987). Menurut mereka perjudian tidak lain dan tidak bukan adalah suatu kondisi dimana terdapat potensi kehilangan sesuatu yang berharga atau segala hal yang mengandung risiko. Namun demikian, perbuatan mengambil risiko dalam perilaku berjudi, perlu dibedakan pengertiannya dari perbuatan lain yang juga mengandung risiko. Ketiga unsur dibawah ini mungkin dapat menjadi faktor yang membedakan perilaku berjudi dengan perilaku lain yang juga mengandung risiko:
Perjudian adalah suatu kegiatan sosial yang melibatkan sejumlah uang (atau sesuatu yang berharga) dimana pemenang memperoleh uang dari yang kalah. Risiko yang diambil bergantung pada kejadian-kejadian dimasa mendatang, dengan hasil yang tidak diketahui, dan banyak ditentukan oleh hal-hal yang bersifat kebetulan/keberuntungan. Risiko yang diambil bukanlah suatu yang harus dilakukan; kekalahan/kehilangan dapat dihindari dengan tidak ambil bagian dalam permainan judi.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa perjudian adalah perilaku yang melibatkan adanya risiko kehilangan sesuatu yang berharga dan melibatkan interaksi sosial serta adanya unsur kebebasan untuk memilih apakah akan mengambil risiko kehilangan tersebut atau tidak.
Online Gambling yaitu istilah untuk berjudi menggunakan internet. Internet telah memberikan cara baru untuk perjudian dengan cara online. Situs judi online makin diminati di tanah air. Keleluasaan menjalankan aktivitas dan transaksi judi jadi pemicunya.