Macam-macam pengaruh Gambling
1. Pengaruh pergaulan
Pengaruh
pergaulan banyak terjadi seseorang yang mempunyai teman hobby judi, maka
lambat laun dirinya akan juga terjun untuk coba ikut
main, dan jika tidak segera disadari, tidak tertutup kemungkinan akan menjadi
penjudi yang ketagihan.
2. Tingginya mendapat hadiah (uang)
Hal ini mempengaruhi orang misalnya: lotre lebih menarik bilamana hadiahnya lebih tinggi, seperti di Amerika sampai ratusan juta dollar. Dimana hal ini membuat orang tergoda untuk menghayal menjadi pemenangnya.
3. Terpengaruh dengan sugesti
bagaimana seorang pemula masuk ke casino, maka akan mendapat buku panduan, seolah untuk main judi menjadi hal yang mudah untuk menang, jika dipelajari dan dikuasi permainannya. Dan dipandu untuk terus mencoba, dan mencoba. Sekali-kali menang, padahal lebih sering kalahnya.
4. Menjadi pecandu judi
bisa disembunyikan dari orang dekat misalnya pasangan, orang tua atau anak. Tentu saja jika hal ini bisa disembunyikan jika belum mempunyai problem ‘besar’ yang berakibat menyeret orang-orang terdekatnya, seperti misalnya: kekalahan yang menghasilkan hutang banyak, dan tidak mampu melunasi sendiri. Maka jalan keluarnya orang-orang dekat ikut merasakan akibatnya. Berbeda dengan pecandu narkoba atau alkohol, dimana fisik seorang pecandu mudah dikenali, karena terlihat efek kecanduannya.
2. Tingginya mendapat hadiah (uang)
Hal ini mempengaruhi orang misalnya: lotre lebih menarik bilamana hadiahnya lebih tinggi, seperti di Amerika sampai ratusan juta dollar. Dimana hal ini membuat orang tergoda untuk menghayal menjadi pemenangnya.
3. Terpengaruh dengan sugesti
bagaimana seorang pemula masuk ke casino, maka akan mendapat buku panduan, seolah untuk main judi menjadi hal yang mudah untuk menang, jika dipelajari dan dikuasi permainannya. Dan dipandu untuk terus mencoba, dan mencoba. Sekali-kali menang, padahal lebih sering kalahnya.
4. Menjadi pecandu judi
bisa disembunyikan dari orang dekat misalnya pasangan, orang tua atau anak. Tentu saja jika hal ini bisa disembunyikan jika belum mempunyai problem ‘besar’ yang berakibat menyeret orang-orang terdekatnya, seperti misalnya: kekalahan yang menghasilkan hutang banyak, dan tidak mampu melunasi sendiri. Maka jalan keluarnya orang-orang dekat ikut merasakan akibatnya. Berbeda dengan pecandu narkoba atau alkohol, dimana fisik seorang pecandu mudah dikenali, karena terlihat efek kecanduannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar